Tasbih, Tahmid Dan Takbir

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

Tasbih, Tahmid Dan Takbir

Pada satu ketika, Allah Subhanahu Wataala telah memerintahkan malaikat penjaga 'arasy supaya mengukur jarak antara dua tiang 'arasy..

Selepas menerima perintah, malaikat tersebut pun melaksanakan perintah Allah itu..

Malaikat tersebut pun mulai mengukur.. malaikat ini start ukur dari satu tiang dan kemudian dia pun terbang untuk mencari tiang yang satu lagi..

Cari punya cari, tak jumpa2.. tapi dia tak putus asa.

Dia cari juga.. sebab ini perintah Allah Yang Maha Mulia,sampai akhirnya dia tak jumpa juga.. kemudian dia menghadap Allah,

Waktu inilah terwujudnya kalimah 'SUBHANALLAH' (Glory Be To God).. lihat! Betapa kagum terkagumnya malaikat penjaga langit dengan kekuasaan Allah!

Saat itu malaikat Jibril pun terdengar malaikat penjaga langit mengucapkan kalimah Subhanallah itu..

Jibril rasa sangat terpegun dengan kalimah mulia ni... kemudian, Jibril pun berazam untuk mengamalkan kalimah ni...

Ketika Allah mau ciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini, Allah telah perintahkan pada malaikat supaya ambil sedikit tanah dari bumi Palestina & Iraq..

Kemudian Allah perintahkan malaikat lekatkan tanah tersebut pada tiang syurga..

Selepas itu, Allah pun berfirman 'kun fa ya kun' .. maka bertukar lah tanah tadi menjadi sekujur tubuh yang sangat elok rupanya yang di namakan manusia.dialah Nabi Adam as....

Kemudian Allah meniupkan roh ke dalam sekujur tubuh tadi...... setelah roh itu bersatu dengan tubuh yang bernama manusia tadi, tiba2 terkeluar lah kalimah 'ALHAMDULILLAH' (All Praise Be To Allah) dari mulut Adam as.....

Perkataan pertama yang disebut oleh insan bergelar manusia.....

Ketika itu malaikat Jibril sekali lagi terpesona dengan kalimah yang baru pertama kali dia dengar.... terus dia jatuh cinta dengan kalimah Alhamdulillah ini...

Sekali lagi dia berazam untuk mengamalkan kalimah yang dia rasa sangat indah ini....

Seperti yang kita semua maklumi, Nabi Ibrahim as telah menerima perintah daripada Allah Subhanahu Wataala untuk menyembelih anak kesayangan baginda iaitu Nabi Ismail...

Hebatnya iman keduanya... sanggup buat apa saja demi Allah tercinta..

Semasa Nabi Ibrahim hendak sembelih Nabi Ismail, tiba2 terkeluar lah kalimah yang agung iaitu 'ALLAHUAKBAR' (Allah The Almighty) dari mulut Nabi Ibrahim...

Sekali lagi Jibril terpegun... indah sangat kalimah yang baru dia dengar.Dan sekali lagi Jibril pun berazam mau mengamalkan kalimah indah ini...

Sewaktu zaman Rasulullah Shallallahu'Ala
ihi wa-Sallam... Jibril pun memberitahu pada Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa-Sallam tentang kalimah2 yang sangat dia kagumi itu.......

Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa-Sallam pun menambahkan ' walahaulawala quwwataillabillahil 'aliyil 'adzim'.....
wAllohu'Alaam bishshowabb

sahabatku:bacalah setiap saat yg terluang kerana bacaannya tak sampai 5 menit...
semuga menjadi tambahan amal dan asbab datangnya nur hidayah kepada hati kita...aamiiin


KEUTAMAAN TAHMID, TAHLIL, TASBIH DAN TAKBIR


(1) “Rasûlullâh Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda : Barangsiapa membaca :
lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lahû, lahûl-mulku wa lahûl-hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai-in qadîr
(Tidak ada Tuhan kecuali Allâh Yang Maha Esa yang tiada sekutu bagi-Nya, baginya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia kuasa atas segala sesuatu) 100 (seratus) kali dalam 1 (satu) hari, maka ia (mendapat pahala) sama dengan memerdekakan 10 (sepuluh) hamba sahaya, dan dia dipastikan akan mendapat (pahala) 100 (seratus) kebaikan dan akan dihapus daripadanya 100 (seratus) kesalahannya serta dia akan dipelihara dari gangguan syaitan pada hari itu hingga malam hari; dan tidaklah seseorang akan mendapatkan yang lebih baik dari itu (keutamaan), melainkan seseorang yang mahu mengamalkan lebih banyak lagi”(Muttafaqun ‘alaihi)

(2) “Dan Nabi Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda : Barangsiapa membaca : subhânallâhi wa bihamdihî (Maha Suci Allâh dan dengan memuji-Nya) 100 (seratus) kali dalam 1 (satu) hari, maka akan dihapus dosa-dosanya sekalipun sebanyak buih di lautan ” (Muttafaqun ‘alaihi)

(3) “Ada 2 (dua) ucapan/kalimat yang ringan diucapkan tetapi berat dalam timbangan dan dicintai oleh Allâh yang Maha Pemurah, yaitu: subhânallâhi wa bihamdihî, subhânallâhil-azhîm (Maha Suci Allâh dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allâh lagi Maha Agung)” (Muttafaqun ‘alaihi)

(4) “Rasûlullâh Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda : Bacaan yang paling dicintai Allâh Ta’âlâ ada empat, yang tidak salah engkau mulai dari mana saja, yaitu : Subhânallâhi wal-hamdulillâhi wa lââ ilâha illallâhu wallâhu akbaru” (H.R. Muslim)

(5) “Rasûlullâh Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda : Apakah seseorang di antaramu tidak mampu berbuat 1000 (seribu) kebaikan setiap hari? Lalu ada seorang dari kawan-kawan duduknya itu bertanya kepada Beliau : Bagaimana seseorang diantara kami ini dapat berbuat 1000 (seribu) kebaikan ? Rasûlullâh Shallallahu'Alaihi wa-Sallam menjawab, yaitu : Ia membaca tasbih (Subhânallâh) 100 (seratus) kali, maka baginya akan ditulis 1000 (seribu) kebaikan, atau dihapus daripadanya 1000 (seribu) kelasahannya” (H.R. Muslim)

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan enam perkara

iaitu :
(1) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
(2) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
(3) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
(4) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
(5) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
(6) Allah Azza wa Jalla telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.


“Nabi Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda : Aku pernah bertemu Ibrâhîm pada malam ketika aku di-Isra’-kan. Lalu Ibrâhîm berkata : Hai Muhammad, sampaikanlah salamku kepada ummatmu, dan beritahulah mereka, bahwa syurga itu adalah tanahnya sangat baik, airnya tawar, dan sesungguhnya syurga itu adalah tanah yang penuh dengan ketenangan, tanaman-tanamannya ialah Subhânallâhi wal-hamdulillâhi wa lââ ilâha illallâhu wallâhu akbaru” (H.R. Tirmidzî dan ia berkata : Hadits ini hasan)

Dicopy dan paste dari http://koleksi-ilmiah.blogspot.com/2009/02/asal-usul-tasbih-tahmid-takbir.html

Abhi Aufa

Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari seorang sahabat. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak sahabat tetapi menyia-nyiakannya.