DOSA YANG MERUSAK PERNIKAHAN.

A. SUAMI:
1. Suami tdk berfungsi menjadi pemimpin degan baik akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan istri nomer satu dalam hidupnya.
3. Suami membandingkan istri degan wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari istri.
6. Suami menolak pendapat isri.
7. Suami tidak pernah minta maaf.

B. ISTRI:
1. Istri tidak menghargai suami sebagai otoritas.
2. Istri gagal menundukan diri kepada suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kepada suami

Ingat...
Kepala keluarga yg berhasil dalam keluarga maka keberhasilan yang lain akan mengikuti.

Kepala keluarga yang gagal dalam keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.

Kebahagiaan perkawinan membutuhkn perjuangan yang tidak kenal lelah, dan membtuhkan kehadiran dan prtolongn Allah.
Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai, meskipun itu harus diperoleh degan cucuran air mata.

Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.
Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.
Kesetian suami adalah mahkota bagi istri.
Keceriaan istri adalah sabuk dipunggung suami.

Perbaikilah apa yg bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat.
Selain itu untuk anda yg sedang sibuk mencari pendamping hidup, sebaiknya yg pertama harus dilihat ialah tentang ketaatan ibadahnya. Kalau dia lebih mengutamakan kecintaannya kepada Allah dan rasulnya, isnyaAllah dia akan tau bagaimana cara mencintai pasangannya (biasanya orang yg demikian tidak akan pacaran sebelum nikah).

Tapi sebaliknya, Sebaiknya anda hati-hati jika anda sudah melabuhkan hati kepada seseorang yang meninggalkan Allah. sebab, Allah saja yang sudah memberikan dia nafas bisa dia tinggalkan, apalagi kita.

Semoga bermanfaat untuk anda yang sudah membina rumah tangga dan untuk anda yang ingin membangun keluarga.

Abhi Aufa

Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari seorang sahabat. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak sahabat tetapi menyia-nyiakannya.